
POPDA Purworejo 2026 Jadi Ajang Pembentukan Karakter dan Prestasi Pelajar
Pembukaan berlangsung meriah dengan berbagai penampilan seni dan kreativitas pelajar, mulai dari tari tradisional Cingpoling hingga penampilan drumband dan marching band dari sejumlah sekolah. Nuansa budaya dan semangat pelajar berpadu menjadi satu, mencerminkan energi positif dalam dunia pendidikan.
Bupati Purworejo, Yuli Hastuti, secara resmi membuka kegiatan tersebut dengan pelepasan balon udara sebagai simbol dimulainya rangkaian kompetisi yang akan berlangsung hingga 24 Mei 2026.
Dalam sambutannya, Bupati menegaskan bahwa POPDA bukan sekadar ajang perlombaan, melainkan ruang pembelajaran bagi pelajar untuk mengasah nilai-nilai penting dalam kehidupan.
“Melalui kegiatan ini, para pelajar tidak hanya dituntut untuk berprestasi, tetapi juga belajar tentang sportivitas, disiplin, kerja keras, dan kebersamaan,” ujarnya.
Sebanyak 25 cabang olahraga akan dipertandingkan dalam POPDA tahun ini, melibatkan pelajar dari berbagai sekolah di Kabupaten Purworejo. Tingginya partisipasi menunjukkan antusiasme sekaligus keseriusan dalam pembinaan olahraga di tingkat pelajar.
Lebih dari sekadar kompetisi, POPDA diharapkan mampu menjadi fondasi dalam mencetak generasi muda yang tidak hanya unggul secara fisik, tetapi juga memiliki mental tangguh dan karakter kuat. Ajang ini juga menjadi bagian dari upaya jangka panjang dalam melahirkan atlet-atlet potensial yang mampu bersaing di tingkat yang lebih tinggi.
Dengan semangat kebersamaan dan sportivitas, POPDA 2026 diharapkan menjadi momentum penting dalam membangun generasi muda Purworejo yang sehat, berprestasi, dan berdaya saing. (nj)

