Iklan

Pelantikan Pengurus Baru OSIS dan MPK SMA Negeri 4 Purworejo Jadi Momentum Regenerasi

Lathif Mandala P
Senin, 07 September 2026, 21:31 WIB Last Updated 2026-09-07T14:36:30Z

Pelantikan Pengurus Baru OSIS dan MPK SMA Negeri 4 Purworejo Jadi Momentum Regenerasi

PURWOREJO — SMA Negeri 4 Purworejo melaksanakan upacara bendera sekaligus pelantikan pengurus baru OSIS, MPK, dan sejumlah organisasi siswa pada Senin, 7 September 2026. Kegiatan tersebut menjadi momentum serah terima jabatan sekaligus regenerasi kepengurusan organisasi di lingkungan sekolah.


Pelantikan dilakukan oleh Kepala SMA Negeri 4 Purworejo, Erna Ummu Nurlela, S.Pd., Eng. Kegiatan diikuti oleh guru dan karyawan, siswa, serta mahasiswa PPL UMP Purworejo.


Dalam pelantikan tersebut, terdapat 29 pengurus OSIS dan 25 pengurus MPK yang resmi mengemban amanah untuk periode kepengurusan yang baru. Selain OSIS dan MPK, regenerasi juga dilakukan pada sejumlah organisasi siswa lainnya, seperti PMR, PKS, Rohis, dan Pramuka.


Pergantian kepengurusan menjadi bagian penting dalam proses regenerasi organisasi siswa. Para pengurus baru diharapkan mampu melanjutkan program kerja yang sudah berjalan dengan baik sekaligus menghadirkan inovasi baru yang sesuai dengan perkembangan zaman.


Menurut Zaenudin, salah satu pihak sekolah, pengurus baru diharapkan mampu membuat dan menjalankan program kerja yang baik. Program lama yang masih relevan dan memberikan manfaat juga diharapkan dapat diteruskan serta dikembangkan.


“Bisa menjadi contoh dan teladan bagi semuanya,” ujar Zaenudin mengenai harapannya kepada para pengurus baru.


Ia juga berpesan agar para pengurus senantiasa menjaga nama baik sekolah, terus belajar, berlatih, dan berusaha sebagai bekal dalam mempersiapkan masa depan.


Pengalaman Berharga Ketua OSIS Periode Sebelumnya


Sementara itu, Ketua OSIS periode sebelumnya, Rayhan Vinsan Ingsani, menyampaikan kesan dan pengalamannya setelah menyelesaikan masa kepengurusan.


Ia mengaku merasakan berbagai perasaan yang bercampur, mulai dari bahagia, sedih, hingga lebih tenang. Menurut Rayhan, masa kepengurusannya merupakan pengalaman yang berharga dan menyenangkan, meskipun juga menjadi periode yang cukup melelahkan.


Rayhan merasa tenang setelah melihat adanya penerus yang diyakini mampu melanjutkan perjuangan dan membawa organisasi ke arah yang lebih baik.


Selama menjabat, ia menyebut sejumlah pencapaian yang cukup berkesan, salah satunya adalah inovasi dan pembaruan program kerja yang sebelumnya belum pernah dilaksanakan. Beberapa di antaranya berupa pelaksanaan turnamen tingkat kabupaten serta pameran universitas negeri dan swasta dari beberapa kota besar di Nusantara.


Dalam kepemimpinannya, Rayhan juga berusaha memberikan ruang kepada anggota untuk lebih bebas dalam berkreasi dan menyampaikan pendapat. Kebebasan tersebut tetap diberikan secara terstruktur agar setiap anggota dapat berpartisipasi secara aktif dan bertanggung jawab.


Tantangan Selama Memimpin OSIS


Perjalanan kepengurusan selama satu periode tidak selalu berjalan mudah. Rayhan mengungkapkan bahwa salah satu tantangan terberatnya adalah mengemban tugas sebagai ketua OSIS tanpa memiliki pengalaman kepemimpinan yang memadai sebelumnya.


Pada awal periode, ia juga menghadapi kondisi organisasi yang sempat mengalami keretakan. Selama beberapa bulan, berbagai strategi dilakukan untuk kembali menyatukan anggota OSIS.


Upaya tersebut akhirnya membuahkan hasil. Rayhan berhasil membangun kembali hubungan antarpengurus sehingga anggota dapat bekerja sama, hidup rukun, dan menjalankan tugas dengan penuh tanggung jawab.


Dari pengalaman tersebut, Rayhan belajar bahwa tidak semua hal dapat dilaksanakan sesuai dengan keinginan. Berbagai faktor harus dipertimbangkan untuk mendapatkan solusi terbaik. Pengalaman tersebut menjadi bekal dalam menjalankan kepemimpinan, merancang program kerja, maupun melaksanakan berbagai kegiatan organisasi.


Pesan untuk Pengurus Baru


Menutup masa kepengurusannya, Rayhan berpesan kepada para pengurus baru agar terus melanjutkan perjuangan yang telah dibangun selama periode sebelumnya.


Ia berharap para pengurus mampu menjaga organisasi, memperjuangkan hak, menjalankan kewajiban dengan penuh tanggung jawab, serta terus membawa OSIS menjadi organisasi yang lebih baik.


“Saya sudah tak bisa lagi terus-menerus mengawasi kalian dari dekat. Saya hanya bisa memperhatikan kalian dari jauh dan saya yakin kalian bisa menempuh perjalanan baru serta pengalaman yang akan kalian bentuk secara mandiri,” kata Rayhan.


Pelantikan 29 pengurus OSIS dan 25 pengurus MPK tersebut menjadi awal perjalanan baru bagi para siswa dalam mengemban amanah dan menjalankan tanggung jawab organisasi. Dengan semangat regenerasi, kreativitas, dan kerja sama, para pengurus diharapkan mampu menghadirkan program-program positif serta memberikan kontribusi bagi kemajuan SMA Negeri 4 Purworejo.

Komentar

Tampilkan

  • Pelantikan Pengurus Baru OSIS dan MPK SMA Negeri 4 Purworejo Jadi Momentum Regenerasi
  • 0