Iklan

Regenerasi Kepemimpinan, MWC NU Kemiri Teguhkan Khidmah: Jaga Marwah, Bangun Kemaslahatan Ummat

KABAR KEMIRI
Sabtu, 29 Agustus 2026, 12:00 WIB Last Updated 2026-08-29T05:00:05Z

Regenerasi Kepemimpinan, MWC NU Kemiri Teguhkan Khidmah: Jaga Marwah, Bangun Kemaslahatan Ummat

KEMIRI — Majelis Wakil Cabang Nahdlatul Ulama (MWC NU) Kecamatan Kemiri menggelar Konferensi MWC NU sebagai bagian dari proses regenerasi sekaligus penataan kepengurusan organisasi. Kegiatan yang mengusung tema “Khidmah MWC NU Kemiri: Jaga Marwah, Bangun Kemaslahatan Umat” tersebut berlangsung di Pondok Pesantren Al Asror, Desa Winong, Kecamatan Kemiri, Sabtu (29/08/2026).


Konferensi dihadiri jajaran Pengurus Cabang Nahdlatul Ulama (PCNU) Kabupaten Purworejo, Camat Kemiri, Kapolsek Kemiri, Koramil Kemiri, KUA Kemiri, pengasuh pondok pesantren di wilayah Winong, kepala sekolah di wilayah Winong, Rois Syuriah MWC NU Kemiri beserta jajaran, Ketua Tanfidziyah MWC NU Kemiri beserta jajaran, serta sejumlah Badan Otonom NU, di antaranya Muslimat NU, Fatayat NU, GP Ansor, IPNU dan IPPNU.


Turut menyemarakkan kegiatan, para santri Pondok Pesantren Al Asror Winong bertugas sebagai paduan suara dalam rangkaian acara konferensi.


Dipilihnya Pondok Pesantren Al Asror Winong sebagai lokasi konferensi bukan sekadar tempat pelaksanaan kegiatan, tetapi juga menjadi ruang yang sarat dengan nilai keilmuan dan tradisi pesantren. Nuansa tersebut semakin memperkuat spirit konferensi sebagai bagian dari ikhtiar melanjutkan estafet perjuangan dan pengabdian Nahdlatul Ulama di tengah masyarakat.


Konferensi MWC NU Kemiri menjadi momentum penting dalam perjalanan organisasi di tingkat kecamatan, khususnya untuk memastikan keberlanjutan kaderisasi dan kepemimpinan yang mampu menjawab kebutuhan umat sekaligus beradaptasi dengan perkembangan zaman.


Mengusung semangat khidmah, konferensi tidak hanya dimaknai sebagai agenda pergantian atau regenerasi kepengurusan. Lebih dari itu, konferensi menjadi ruang evaluasi, konsolidasi, sekaligus merumuskan arah gerak organisasi ke depan dengan memperkuat komitmen terhadap nilai-nilai Ahlussunnah wal Jamaah An-Nahdliyah.


Ketua Tanfidziyah MWC NU Kemiri, Kyai Afif Jaelani, dalam sambutannya menyampaikan apresiasi dan ucapan terima kasih kepada seluruh pihak yang telah mendukung terselenggaranya Konferensi MWC NU Kecamatan Kemiri.


“Terima kasih kepada seluruh elemen yang telah mendukung suksesnya kegiatan Konferensi MWC NU Kecamatan Kemiri. Terkhusus, kami menyampaikan terima kasih kepada Pengasuh Pondok Pesantren Al Asror Winong yang telah menyediakan tempat demi lancarnya kegiatan ini,” ujarnya.


Menurutnya, tema “Jaga Marwah, Bangun Kemaslahatan Umat” hendaknya menjadi pesan utama bagi kepengurusan MWC NU Kemiri ke depan. Kepengurusan baru diharapkan mampu menjaga kehormatan dan nilai-nilai luhur organisasi sekaligus menghadirkan program-program yang memberikan manfaat nyata bagi masyarakat.


“Semoga Konferensi MWC NU Kemiri ini menjadi momentum untuk memperkuat khidmah dan menghadirkan kemaslahatan bagi umat,” lanjutnya.


Regenerasi kepengurusan diharapkan mampu melahirkan jajaran pengurus yang memiliki semangat pengabdian, soliditas, serta kemampuan menggerakkan seluruh potensi Nahdliyin di Kecamatan Kemiri.


Dengan kepemimpinan baru, MWC NU Kemiri diharapkan semakin aktif dalam berbagai bidang, mulai dari keagamaan, pendidikan, sosial, pemberdayaan ekonomi, hingga sektor kemasyarakatan lainnya.

Regenerasi Kepemimpinan, MWC NU Kemiri Teguhkan Khidmah: Jaga Marwah, Bangun Kemaslahatan Ummat

Sementara itu, Camat Kemiri Bambang Supriatno, S.Sos., menyampaikan ucapan selamat dan sukses atas terselenggaranya Konferensi MWC NU Kecamatan Kemiri.


Ia berharap seluruh rangkaian konferensi dapat berjalan lancar serta menghasilkan kepengurusan yang mampu menjaga keberlangsungan organisasi dan semakin memperkuat peran NU di tengah masyarakat.


“Pergantian kepengurusan bukanlah akhir dari sebuah perjalanan, melainkan awal untuk melanjutkan perjuangan dengan semangat, gagasan, dan energi baru,” ungkapnya.


Ia juga berharap kepengurusan MWC NU Kemiri yang baru nantinya mampu terus hadir di tengah masyarakat sebagai organisasi keagamaan dan kemasyarakatan yang amanah, adaptif, solid, serta konsisten menghadirkan kemaslahatan bagi umat.


Konferensi MWC NU Kemiri akhirnya menjadi penanda dimulainya babak baru perjalanan organisasi di tingkat kecamatan. Sebuah estafet perjuangan yang diharapkan terus bergerak dengan semangat menjaga marwah NU, memperkuat khidmah, dan membangun kemaslahatan umat. (nj)

Komentar

Tampilkan

  • Regenerasi Kepemimpinan, MWC NU Kemiri Teguhkan Khidmah: Jaga Marwah, Bangun Kemaslahatan Ummat
  • 0