![]() |
| Dengar Ledakan Saat Tidur Siang, Warga Kemiri Kaget Kamar Rumahnya Sudah Terbakar |
PURWOREJO – Seorang warga Dusun Pejaten, Desa Jatiwangsan, Kecamatan Kemiri, Kabupaten Purworejo, dikejutkan suara ledakan saat sedang tidur siang. Tak lama setelah terbangun, korban mendapati salah satu kamar di rumahnya telah terbakar.
Peristiwa kebakaran tersebut terjadi pada Rabu (2/9/2026) sekitar pukul 11.50 WIB. Rumah yang terbakar diketahui milik Reifan Aji Nugroho.
Kapolsek Kemiri AKP Bruyi Rohman Warsito, S.H., M.H., mengatakan saat kejadian korban sedang tidur di ruang tengah. Korban kemudian terbangun setelah mendengar suara ledakan.
“Korban saat itu sedang tidur siang di ruang tengah, kemudian mendengar ledakan. Setelah terbangun, korban melihat kamar tengah sudah terbakar,” jelas AKP Bruyi.
Mengetahui api mulai membesar, korban kemudian meminta pertolongan warga sekitar. Bersama masyarakat dan sejumlah saksi, korban berusaha memadamkan api menggunakan peralatan seadanya.
Namun, kobaran api dengan cepat membesar dan merambat ke bagian rumah lainnya. Petugas Satpol PP dan Damkar Kabupaten Purworejo kemudian tiba di lokasi untuk melakukan pemadaman.
Dalam kejadian tersebut tidak terdapat korban jiwa. Meski demikian, kebakaran mengakibatkan kerugian material yang diperkirakan mencapai sekitar Rp50 juta.
Berdasarkan keterangan awal di lokasi, kebakaran diduga disebabkan korsleting listrik pada stop kontak di salah satu kamar. Kendati demikian, kepolisian masih melakukan penyelidikan untuk memastikan penyebab pasti kebakaran.
Sejumlah petugas dan unsur terkait turut mendatangi lokasi, di antaranya Kapolsek Kemiri beserta personel Polsek Kemiri, Pamapta Polres Purworejo, Satreskrim, INAFIS, personel Samapta Polres Purworejo, Danramil beserta anggota Koramil 08/Kemiri, Pemerintah Desa Jatiwangsan, petugas pemadam kebakaran, serta masyarakat sekitar.
Petugas kemudian melakukan pengecekan tempat kejadian perkara (TKP), membantu proses pemadaman, mendata kondisi rumah dan barang yang terbakar, serta meminta keterangan dari sejumlah saksi.
Tiga warga sekitar yang dimintai keterangan yakni Muhamud Bahroeni, Minto Sutoyo, dan Supangkat.
Kapolsek Kemiri mengimbau masyarakat untuk meningkatkan kewaspadaan terhadap potensi kebakaran, terlebih di tengah kondisi cuaca yang cenderung kering.
Masyarakat diminta memastikan instalasi serta peralatan listrik dalam kondisi aman sebelum meninggalkan rumah. Warga juga diingatkan agar tidak sembarangan membakar sampah, rumput, maupun lahan karena kondisi kering dapat menyebabkan api mudah membesar dan sulit dikendalikan.
“Pastikan peralatan listrik aman dan jangan mudah membakar barang atau lahan. Pastikan api benar-benar padam sebelum meninggalkan lokasi,” pesan AKP Bruyi.
Peristiwa ini menjadi pengingat bagi masyarakat untuk tidak mengabaikan potensi bahaya kebakaran. Kewaspadaan serta langkah pencegahan sejak dini diperlukan guna meminimalkan risiko terjadinya kebakaran.


