Iklan

Pramuka Purworejo Perkuat Pengabdian dan Ketahanan Pangan Menuju Indonesia Emas 2045

Lathif Mandala P
Jumat, 14 Agustus 2026, 12:58 WIB Last Updated 2026-08-14T05:58:46Z

Pramuka Purworejo Perkuat Pengabdian dan Ketahanan Pangan Menuju Indonesia Emas 2045

BUTUH, purworejo24.com – Gerakan Pramuka Kwartir Cabang (Kwarcab) Purworejo terus mendorong peran aktif generasi muda dalam pengabdian kepada masyarakat serta mendukung upaya mewujudkan ketahanan pangan menuju Indonesia Emas 2045.


Hal tersebut disampaikan dalam Upacara Peringatan Hari Pramuka ke-65 Tahun 2026 yang berlangsung di Lapangan Kecamatan Butuh, Jumat (14/8/2026).


Kegiatan mengusung tema “Memantapkan Langkah Organisasi Mendukung Swasembada Pangan Menuju Indonesia Emas 2045”. Upacara diikuti para pelajar dari sejumlah sekolah di Kecamatan Butuh, di antaranya SMAN 11 Purworejo, SMKN 6 Purworejo, SMPN 14 Purworejo, SMPN 28 Purworejo, SDN Butuh 1, dan SDN Butuh 2.


Ketua Kwarcab Gerakan Pramuka Purworejo, Wasit Diono, S.Sos., mengatakan momentum Hari Pramuka menjadi kesempatan untuk memperkuat kontribusi organisasi, tidak hanya dalam pendidikan kepramukaan, tetapi juga melalui kegiatan sosial dan pengabdian kepada masyarakat.


“Pramuka itu lebih pengabdiannya kepada masyarakat, tidak terbatas pada pendidikan yang sudah berjalan. Dasa Darma dan Tri Satya harus benar-benar diresapkan dalam pengabdian kepada masyarakat,” ujarnya.


Menurut Wasit, tema swasembada pangan perlu diwujudkan melalui kegiatan nyata di tingkat gugus depan maupun kwartir. Pramuka dapat mengambil peran dalam menumbuhkan kemandirian, kepedulian terhadap lingkungan, serta kesadaran generasi muda terhadap potensi pangan di daerah masing-masing.


Hal tersebut juga sejalan dengan amanat Ketua Majelis Pembimbing Cabang (Mabicab) Gerakan Pramuka Purworejo yang mendorong peningkatan program pengabdian masyarakat dan kemandirian pangan.


Di sisi lain, perkembangan teknologi digital menjadi tantangan tersendiri dalam pembinaan anggota Pramuka. Kegiatan kepramukaan dinilai perlu dikemas lebih kreatif dan menarik agar tetap diminati generasi muda.


“Kalau tidak menarik, siswa akan bosan. Dengan tantangan zaman seperti sekarang, ketika anak-anak lebih suka menonton YouTube dan sebagainya, ini menjadi tantangan bagi para pelatih dan instruktur agar Pramuka tetap ada di hati dan siswa tetap tertarik mengikuti Pramuka,” kata Wasit.


Untuk menjawab tantangan tersebut, Kwarcab Purworejo terus meningkatkan kualitas pembina dan pelatih. Salah satunya melalui pelaksanaan Kursus Mahir Dasar (KMD) di sejumlah kwartir ranting.


Dalam upacara tersebut juga diberikan penghargaan kepada sembilan penggiat Gerakan Pramuka Kwarcab Purworejo atas jasa dan pengabdiannya. Mereka yakni M. Agus Sigit S., Dhian Wiji Cahyani, Sri Haryanto, S.Pd., Henry Yuniarko, Eko Teguh Purnomo, Sumarini, Budi Prasetiyawati, Kuntari Watini, dan Siti Rochayah.


Penghargaan tersebut menjadi bentuk apresiasi atas kontribusi para pembina dan penggiat yang selama ini turut mendukung perkembangan Gerakan Pramuka di Kabupaten Purworejo.


Rangkaian kegiatan semakin meriah dengan penampilan drumband SMP Negeri 14 Purworejo. Penampilan tersebut sekaligus menunjukkan kreativitas, kedisiplinan, dan kemampuan kerja sama para pelajar.


Wasit mengapresiasi dukungan sekolah dan gugus depan dalam menyukseskan peringatan Hari Pramuka tahun ini.


“Ini menunjukkan dukungan maksimal dari para gugus,” ungkapnya.


Kwarcab Purworejo juga terus aktif mengikuti berbagai kegiatan kepramukaan, mulai dari Pesta Siaga, perlombaan, hingga Pramuka Garuda tingkat provinsi. Saat ini, Kwarcab Purworejo juga tengah mengirimkan kontingen untuk mengikuti Jambore Nasional yang berlangsung pada 11–20 Agustus 2026.


“Purworejo boleh dikatakan sebagai kabupaten Pramuka yang selalu eksis dalam kegiatan maupun event Pramuka,” tutur Wasit.


Ia berharap peringatan Hari Pramuka ke-65 dapat semakin memperkuat sinergi antara Kwarcab, kwartir ranting, gugus depan, sekolah, pembina, orang tua, dan masyarakat.


Dengan semangat Tri Satya dan Dasa Darma, Gerakan Pramuka Purworejo diharapkan tidak berhenti pada kegiatan seremonial, tetapi terus menghadirkan aksi nyata di tengah masyarakat, termasuk dalam mendukung ketahanan pangan dan membentuk generasi muda yang berkarakter menuju Indonesia Emas 2045. (P24/wid)

Komentar

Tampilkan

  • Pramuka Purworejo Perkuat Pengabdian dan Ketahanan Pangan Menuju Indonesia Emas 2045
  • 0