![]() |
| Tim Gabungan Intensifkan Pencarian Lansia Kalimeneng, Sungai Jadi Fokus Penyisiran |
Laporan hilangnya Tugirun disampaikan oleh perangkat desa setempat pada Minggu (22/2/2026) sekitar pukul 02.00 WIB. Berdasarkan keterangan keluarga, korban terakhir terlihat pada Sabtu (21/2/2026) sekitar pukul 10.00 WIB di rumahnya.
Kekhawatiran keluarga bermula saat rumah korban ditemukan dalam keadaan gelap dan kosong pada pukul 18.30 WIB. Sejumlah barang milik korban masih tertinggal di dalam rumah. Pencarian yang dilakukan keluarga bersama warga kemudian mengarah ke tepi sungai dekat kediamannya, setelah ditemukan barang-barang seperti baju lurik hitam silver, topi merah marun, sabit, dan karung sekitar pukul 21.00 WIB.
![]() |
| Tim Gabungan Intensifkan Pencarian Lansia Kalimeneng, Sungai Jadi Fokus Penyisiran |
Sejak itu, fokus pencarian mengerucut pada area sungai. Tim gabungan yang terdiri dari BPBD Kabupaten Purworejo, Basarnas Pos Cilacap, Polsek Kemiri, Koramil Kemiri, PMI Kabupaten Purworejo, serta masyarakat setempat melakukan penyisiran secara bertahap dan terkoordinasi.
Adapun ciri-ciri Tugirun yakni tinggi badan sekitar 160 cm, berat badan 55 kg, berkulit sawo matang, rambut lurus cepak, berlogat Jawa, serta memiliki tanda pada pipi kanan menyerupai bekas jerawat.
Hingga kini, proses pencarian masih berlangsung. Aparat mengimbau masyarakat yang mengetahui atau melihat seseorang dengan ciri-ciri tersebut agar segera menghubungi pihak keluarga melalui nomor 088224178956 (Arifuddin).
Sinergi berbagai unsur ini menjadi wujud kepedulian bersama dalam menghadapi situasi darurat, dengan harapan korban segera ditemukan. (nj)

.jpeg)

