
Peringati Harlah 100 Tahun Masehi Nahdlatul Ulama, MWC NU Kemiri Selenggarakan Khataman Sholawat Nariyah
Sholawat Nariyah dibaca secara serentak oleh jajaran pengurus MWC NU Kemiri bersama kurang lebih 5 ribu jamaah yang medati halaman Masjid Al Firdaus Kauman, Ahad (15/02/2026). Suasana berlangsung khidmat dan penuh antusias dari jamaah Nahdliyyin yang hadir.
Hadir dalam kegiatan tersebut Wakil Katib Syuriah PWNU Jawa Tengah KH. Hudalloh Ridwan Naim, Lc., MA Turut memberikan tausiyah, Ketua Tanfidziyah PCNU Purworejo KH. Muhammad Haekal, S.Pd.I., serta Wakil Ketua PCNU Purworejo KH. Mukhamad Arwani, S.Ag., MA
Kegiatan juga menghadirkan Rois Syuriah MWC NU Kemiri Kyai Muh Rosyidi beserta jajaran, Ketua Tanfidziyah MWC NU Kemiri Kyai Afif Jaelani beserta jajaran pengurus, serta badan otonom NU mulai dari GP Ansor, Banser, Muslimat, Fatayat, IPNU dan IPPNU.
Dalam sambutannya, Ketua Tanfidziyah MWC NU Kemiri, Kyai Afif Jaelani menyampaikan bahwa peringatan satu abad NU menjadi momentum refleksi sekaligus penguatan khidmat jam'iyyah. Ia menegaskan bahwa tradisi sholawat dan amaliyah Nahdlatul Ulama harus terus dipelihara sebagai benteng akidah dan perekat persatuan umat.
“Seratus tahun Nahdlatul Ulama adalah bukti nyata istiqomah para ulama dalam menjaga ajaran Ahlussunnah wal Jama'ah. Tugas kita hari ini adalah melanjutkan perjuangan itu dengan memperkuat jamaah, mempererat ukhuwah, dan meningkatkan kepedulian sosial,” ujarnya.
Sementara itu, dalam amanatnya, Rois Syuriah MWC NU Kemiri, Kyai Muh Rosyidi, mengajak seluruh warga Nahdliyyin untuk menjadikan momentum harlah ini sebagai sarana muhasabah dan meningkatkan kualitas ibadah, terutama menjelang bulan suci Ramadhan. Ia juga menekankan pentingnya menjaga persatuan serta loyalitas kepada para ulama dan jam'iyyah.
“Sholawat Nariyah yang kita baca bersama bukan sekadar amalan, tetapi juga wujud mahabbah kita kepada Rasulullah SAW dan para muassis NU. Semoga keberkahan satu abad ini membawa kemaslahatan bagi umat dan bangsa,” tuturnya.
Melalui khataman ini, MWC NU Kemiri berharap semangat satu abad Nahdlatul Ulama semakin menguatkan komitmen warga Nahdliyyin dalam menjaga tradisi Ahlussunnah wal Jama'ah serta mempererat ukhuwah Islamiyah menjelang bulan suci Ramadhan. (nj)

