![]() |
| Menjawab Tantangan Zaman, LAKUT Perdana IPNU–IPPNU Purworejo Siapkan Kader Berdaya Saing Global |
Ketua PC IPPNU Purworejo, Debi Saktiyani, menegaskan bahwa LAKUT perdana ini merupakan langkah awal yang strategis dalam membangun sistem kaderisasi tingkat lanjut di Purworejo. Ia mengakui masih adanya ruang evaluasi, namun menaruh harapan besar agar kader-kader yang lahir dari forum ini mampu menjadi estafet kepemimpinan IPNU–IPPNU ke depan, sekaligus penggerak organisasi yang adaptif terhadap perubahan zaman.
Sebagai tuan rumah, Ketua MA IPNU Purworejo sekaligus Ketua Yayasan Khasanah Nusantara, Muhammad Musyafa, menyoroti kompleksitas persoalan pelajar hari ini. Menurutnya, tantangan seperti narkoba, judi online, hingga krisis lingkungan menjadi tanggung jawab bersama. IPNU–IPPNU diharapkan hadir sebagai ruang aman dan nyaman bagi pelajar untuk bertumbuh, sekaligus menjadi wadah pelayanan yang peka terhadap kondisi sosial di sekitarnya.
Wawasan global turut ditekankan oleh Anggota DPRD Provinsi Jawa Tengah, Muhaimin. Ia menyebut LAKUT sebagai kaderisasi paripurna yang akan melahirkan pemimpin NU dan bangsa di masa depan. Dalam pesannya, Muhaimin mengingatkan bahwa kecerdasan buatan dapat mengungguli manusia dalam kecepatan dan ketepatan, namun kebijaksanaan tetap menjadi keunggulan manusia. Ia juga menegaskan bahwa kepemimpinan selalu mengandung risiko, dan keberanian mengambil peran merupakan syarat mutlak bagi calon pemimpin di tengah kompetisi global.
Sementara itu, Wakil Ketua PCNU Purworejo, Drs. Fathurrohman, M.M., yang hadir mewakili Ketua PCNU Purworejo, menyampaikan bahwa LAKUT merupakan bagian dari rangkaian peringatan Harlah 100 Tahun NU. Ia menegaskan NU sebagai rumah besar kaderisasi kepemimpinan, di mana kader ditempa tidak hanya melalui pengalaman struktural, tetapi juga melalui penguatan manajemen organisasi dan pendalaman Aswaja. Dengan bacaan basmalah, ia secara resmi membuka kegiatan LAKUT 2026.
Rangkaian acara semakin khidmat dengan mauidzoh hasanah dan doa bersama yang dipimpin oleh Rais Syuriah PCNU Purworejo, KH Dawud Maskuri. Opening ceremony kemudian ditutup dengan penyematan tanda peserta serta penyerahan peserta dari PC IPNU–IPPNU Purworejo kepada Tim Instruktur dan Pelatih PW IPNU–IPPNU Jawa Tengah.
Melalui LAKUT perdana ini, IPNU–IPPNU Purworejo menegaskan komitmennya untuk mencetak kader pelajar yang tidak hanya matang secara ideologis dan organisatoris, tetapi juga siap berpikir global dan bertindak lokal demi masa depan Nahdlatul Ulama dan bangsa Indonesia. (nj)


