![]() |
| Perkuat Syiar Budaya Islam, Lesbumi PCNU Purworejo Gelar Ngaji Budaya di Pondok Pesantren API Junior Winong |
Acara berlangsung khidmat dan penuh kekeluargaan. Hadir dalam kesempatan tersebut Ketua Tanfidziyah PCNU Purworejo, Katib Syuriyah PCNU Purworejo, jajaran pengurus Lesbumi PCNU Purworejo, Rais Syuriyah MWCNU Kemiri, Ketua Tanfidziyah MWCNU Kemiri beserta jajaran, Pengasuh Pondok Pesantren API Winong beserta dzuriyah, Pengasuh Pondok Pesantren APIK Kanzul Ulum, Pengasuh Pondok Pesantren API 02 Winong, Pengasuh Pondok Pesantren API Junior, para wali santri, tamu undangan, serta ratusan santri. Momentum tersebut menjadi ruang silaturahmi sekaligus mempererat ukhuwah antara kalangan pesantren dan insan budaya Nahdlatul Ulama.
Ketua Panitia, Ulumuddin, dalam sambutannya menyampaikan rasa syukur dan terima kasih kepada seluruh tamu undangan yang telah berkenan menghadiri Haflah Attasyakur Lil Ikhtitam ke-4 Pondok Pesantren API Junior Winong. Menurutnya, kehadiran para masyayikh, alim ulama, pengurus Nahdlatul Ulama, dan seluruh tamu menjadi kehormatan sekaligus doa bagi kemajuan pondok pesantren.
"Kami mengucapkan terima kasih kepada seluruh tamu undangan yang telah hadir. Semoga kehadiran panjenengan semua mendapat ridha Allah SWT dan membawa keberkahan bagi Pondok Pesantren API Junior," ungkapnya.
Ia juga memohon doa agar para santri peserta khataman menjadi generasi yang saleh dan salehah, memperoleh ilmu yang manfaat dan penuh keberkahan. Selain itu, para masyayikh senantiasa diberikan kesehatan lahir dan batin sehingga terus dapat membimbing umat.
"Semoga Pondok Pesantren API Junior terus berkembang, memberikan manfaat, dan menjadi sumber keberkahan yang berkesinambungan bagi masyarakat," tambahnya.
Sementara itu, Pengasuh Pondok Pesantren API Winong Kemiri, KH. Nashihin Chamid, mengajak seluruh hadirin untuk mensyukuri nikmat Allah SWT atas terselenggaranya proses pembelajaran para santri selama satu periode pendidikan. Menurut beliau, Haflah Attasyakur bukan sekadar seremoni penutupan, melainkan ungkapan syukur atas limpahan rahmat Allah SWT yang telah memberikan kesempatan kepada para santri untuk menimba ilmu agama.
"Malam ini kita berniat menceritakan nikmat Allah berupa kenikmatan mengaji. Mudah-mudahan rasa syukur kita diterima oleh Allah SWT, dan para santri diberikan ilmu yang manfaat, ilmu yang berkah, serta dapat mengamalkannya di tengah masyarakat," tuturnya. (nj)


