Iklan

Dari Pelantikan ke Lintasan Prestasi: PASI Purworejo Menata Jalan Menuju Porprov 2026

KABAR KEMIRI
Selasa, 03 Februari 2026, 02:56 WIB Last Updated 2026-02-02T19:56:59Z

 

Dari Pelantikan ke Lintasan Prestasi: PASI Purworejo Menata Jalan Menuju Porprov 2026

PURWOREJO – Pelantikan Pengurus Kabupaten Persatuan Atletik Seluruh Indonesia (Pengkab PASI) Purworejo masa bakti 2025–2029 di Pendopo Wakil Bupati Purworejo, Minggu (1/2/2026), bukan sekadar seremoni pergantian kepengurusan. Momentum ini menjadi titik awal penataan ulang strategi pembinaan atletik Purworejo dalam menghadapi tantangan prestasi, khususnya menjelang Pekan Olahraga Provinsi (Porprov) Jawa Tengah 2026.

Di tengah dinamika olahraga daerah, atletik menempati posisi strategis sebagai cabang olahraga dasar yang menjadi fondasi banyak nomor prestasi. Kesadaran inilah yang mengemuka dalam pelantikan tersebut, di mana pemerintah daerah, KONI, hingga Pengprov PASI Jawa Tengah menyatukan pandangan tentang pentingnya pembinaan berkelanjutan dan terukur.

Pemerintah Kabupaten Purworejo, melalui Asisten Daerah III Budi Wibowo, menegaskan bahwa atletik bukan hanya soal mengejar medali, tetapi juga investasi jangka panjang dalam membangun sumber daya manusia yang sehat, tangguh, dan berkarakter. Atletik dipandang sejalan dengan visi Purworejo Berseri, terutama dalam aspek daya saing dan kualitas hidup masyarakat.

Sudut pandang yang sama tercermin dari Ketua Pengkab PASI Purworejo, Dion Agasi Setiabudi. Ia menekankan bahwa kepengurusan baru hadir dengan niat pengabdian, bukan kepentingan personal. Fokus utama diarahkan pada konsolidasi organisasi, penguatan pembinaan atlet usia dini, serta optimalisasi potensi yang selama ini sebenarnya telah dimiliki Purworejo.

“Secara infrastruktur, pelatih bersertifikasi, dan potensi atlet, Purworejo sudah punya modal kuat. Tantangannya adalah bagaimana menyatukan semua potensi itu menjadi sistem pembinaan yang berkesinambungan,” ujarnya.

Pendekatan pembinaan berbasis sekolah menjadi salah satu gagasan kunci. Sinergi dengan SD, SMP, hingga SMA diyakini mampu memperluas basis atlet sekaligus memasyarakatkan olahraga atletik. Dari lintasan sekolah inilah bibit-bibit unggul diharapkan lahir dan dibina secara berjenjang menuju level kompetisi yang lebih tinggi.

Dukungan struktural juga mengalir dari Pengprov PASI Jawa Tengah. Ketua Umum Pengprov PASI, Sri Yuniarti, menekankan pentingnya kesiapan organisasi dalam menghadapi Porprov 2026. Ia menilai bahwa prestasi tidak bisa dibangun secara instan, melainkan melalui pembinaan usia dini, peningkatan kualitas pelatih dan wasit, serta komunikasi yang intens antara pengkab dan pengprov.

Sementara itu, KONI Purworejo mulai menerjemahkan optimisme tersebut dalam langkah konkret. Program tes fisik berkala bagi atlet dan pelatih setiap tiga bulan menjadi indikator keseriusan dalam menjaga performa dan kesiapan atlet. Langkah ini menandai pergeseran pendekatan dari sekadar partisipasi menuju target prestasi yang lebih terukur.

Dengan kepengurusan baru PASI Purworejo, Porprov 2026 bukan lagi sekadar agenda kompetisi, melainkan target bersama yang menuntut kerja kolektif. Pelantikan ini menjadi garis start—bukan garis akhir—dari upaya panjang menata atletik Purworejo agar mampu kembali berlari kencang di lintasan prestasi Jawa Tengah. (nj)

Komentar

Tampilkan

  • Dari Pelantikan ke Lintasan Prestasi: PASI Purworejo Menata Jalan Menuju Porprov 2026
  • 0