Iklan

Dari Akar Rumput Menuju Gerakan Kolektif, PC Gerakan Pemuda Ansor Purworejo Teguhkan Arah Lewat Turba di Kemiri

KABAR KEMIRI
Sabtu, 14 Februari 2026, 21:55 WIB Last Updated 2026-02-14T18:38:34Z

Dari Akar Rumput Menuju Gerakan Kolektif, PC Gerakan Pemuda Ansor Purworejo Teguhkan Arah Lewat Turba di Kemiri

KEMIRI – Kegiatan TURBA (Turun Bawah) yang digelar Pimpinan Cabang (PC) Gerakan Pemuda Ansor Purworejo di Aula Gedung MWC NU Kemiri, Jumat (13/02/2026) malam, tidak sekadar menjadi agenda konsolidasi rutin. Lebih dari itu, Turba menjadi refleksi keseriusan organisasi dalam membangun arah gerak yang bertumpu pada kekuatan akar rumput.

Alih-alih hanya menyampaikan instruksi dari tingkat cabang, forum ini justru didesain sebagai ruang dialog terbuka. Pengurus PAC dan Ranting diberi kesempatan menyampaikan dinamika lapangan, tantangan kaderisasi, hingga persoalan administrasi dan pengembangan program di tingkat bawah. Dengan pendekatan ini, PC ingin memastikan bahwa kebijakan yang dirumuskan benar-benar lahir dari kebutuhan riil kader.


Hadir dalam kegiatan tersebut Ketua PC GP Ansor Purworejo H. Tashilul Manasik, Sekretaris M. Hidayatulloh, Bendahara Husni Hidayat, Fajar M. Nashih selaku perwakilan lembaga PC, serta Ketua PAC GP Ansor Kemiri Rachman Taufiq bersama jajaran pengurus PAC dan Ranting se-Kecamatan Kemiri.


Dalam sambutannya, H. Tashilul Manasik menekankan pentingnya membangun kepemimpinan kolektif dalam tubuh organisasi. Ia menegaskan bahwa program kerja empat tahun ke depan tidak boleh bersifat elitis atau hanya lahir dari gagasan pimpinan cabang semata.


“Program kerja ke depan harus menjadi milik bersama. Ia lahir dari ide dan gagasan kolektif, dan dijalankan secara berjam’iyyah,” tegasnya.


Sudut pandang inilah yang menjadi penekanan Turba kali ini: membangun Ansor dari bawah, bukan sekadar menggerakkan dari atas. Tema kepengurusan “Progresif, Produktif, dan Kolaboratif” dipahami bukan hanya sebagai slogan, melainkan sebagai paradigma baru dalam mengelola organisasi.


Progresif berarti adaptif terhadap perubahan zaman. Produktif bermakna mampu melahirkan karya dan program nyata. Sementara kolaboratif menuntut keterbukaan Ansor dalam membangun sinergi lintas sektor, baik dengan pemerintah, elemen masyarakat, maupun organisasi kepemudaan lainnya.


Dengan pendekatan tersebut, PC GP Ansor Purworejo ingin menegaskan bahwa kekuatan organisasi tidak hanya terletak pada struktur, tetapi pada soliditas gagasan dan kebersamaan gerak. Turba di Kemiri pun menjadi langkah konkret dalam meneguhkan bahwa Ansor bukan sekadar eksekutor kegiatan, melainkan motor penggerak kemaslahatan umat di tingkat akar rumput.(nj)

Komentar

Tampilkan

  • Dari Akar Rumput Menuju Gerakan Kolektif, PC Gerakan Pemuda Ansor Purworejo Teguhkan Arah Lewat Turba di Kemiri
  • 0