![]() |
| Rawat Sungai dan Kehidupan Warga, Kemenag Purworejo Tebar Ribuan Benih Ikan di Sungai Jali |
Ribuan benih ikan jenis melem ditebar sebagai upaya menjaga keseimbangan ekosistem sungai sekaligus memberikan manfaat jangka panjang bagi masyarakat sekitar. Kegiatan ini diikuti oleh Kepala Kantor Kementerian Agama Kabupaten Purworejo beserta jajaran pejabat struktural, pengurus Dharma Wanita Persatuan (DWP) Kemenag Purworejo, pegawai KUA Kecamatan Kemiri, perangkat desa, serta tokoh agama dan tokoh masyarakat setempat.
Turut hadir dalam kegiatan tersebut Kepala KUA Kecamatan Kemiri, H. Tulus Sedyo, S.Ag., didampingi para pegawai JFT dan JFU KUA Kemiri, yakni Penghulu Ahli Pertama Makmun Murod, S.H., Penyuluh Agama Islam Ahli Pertama Syazali Musthofa, S.Sy., dan Aan Muta’alim, S.Pd.I., serta operator layanan Khairul Mukhtar dan Hizkia Achmad.
Kepala Kantor Kementerian Agama Kabupaten Purworejo, H. Mukhlis Abdillah, S.H., M.H., menyampaikan bahwa sungai merupakan salah satu sumber kehidupan yang harus dijaga bersama. Menurutnya, pelestarian lingkungan tidak dapat dipisahkan dari nilai-nilai keagamaan dan tanggung jawab sosial.
“Menjaga alam adalah bagian dari ibadah. Sungai yang terawat akan memberikan manfaat bagi masyarakat, baik dari sisi ekologi maupun ekonomi. Karena itu, kami ingin menghadirkan aksi nyata yang dapat dirasakan langsung oleh warga,” ungkapnya.
Ia menambahkan, kegiatan penebaran benih ikan ini diharapkan mampu meningkatkan kesadaran masyarakat untuk bersama-sama menjaga kebersihan dan kelestarian Sungai Jali agar tetap memberikan manfaat bagi generasi mendatang.
Perangkat desa dan tokoh masyarakat setempat menyambut baik kegiatan tersebut. Mereka menilai penebaran benih ikan tidak hanya berdampak positif terhadap lingkungan, tetapi juga membuka peluang bagi masyarakat untuk memanfaatkan potensi sungai secara bijak dan berkelanjutan.
Melalui kegiatan ini, Kementerian Agama Kabupaten Purworejo berharap semangat kepedulian terhadap lingkungan hidup terus tumbuh di tengah masyarakat, seiring terbangunnya kebersamaan dan sinergi antara pemerintah dan warga dalam menjaga kelestarian alam. (nj)


