Iklan

Di Tengah Sorotan Publik, Dinpusip Purworejo Buka Ruang Dialog Perbaiki Layanan dan Literasi

KABAR KEMIRI
Kamis, 22 Januari 2026, 21:33 WIB Last Updated 2026-01-22T14:36:38Z

Di Tengah Sorotan Publik, Dinpusip Purworejo Buka Ruang Dialog Perbaiki Layanan dan Literasi

PURWOREJO – Di tengah derasnya arus informasi digital dan sorotan publik terhadap layanan perpustakaan, Dinas Perpustakaan dan Kearsipan (Dinpusip) Kabupaten Purworejo memilih membuka ruang dialog. Melalui Stakeholders Meeting yang digelar di Aula Perpustakaan Umum Kutoarjo, Selasa (20/01/2026), Dinpusip menjaring berbagai masukan untuk memperbaiki layanan sekaligus merumuskan arah baru penguatan literasi di daerah.

Forum ini menjadi ruang temu lintas sektor—pemerintah daerah, dunia pendidikan, komunitas, dan pemangku kepentingan lain—untuk menyamakan persepsi bahwa literasi bukan lagi urusan satu instansi, melainkan agenda bersama yang membutuhkan kolaborasi berkelanjutan.


Staf Ahli Bupati Bidang Kemasyarakatan dan SDM, Rita Purnama SSTP MM, yang membuka kegiatan tersebut, menekankan bahwa tantangan literasi saat ini semakin kompleks. Media sosial yang berkembang pesat di satu sisi membuka akses informasi, namun di sisi lain menuntut kemampuan masyarakat untuk memilah, memahami, dan memanfaatkan informasi secara bijak.


“Literasi bukan hanya soal membaca buku, tetapi membangun kemampuan berpikir kritis dan berkarakter. Ini adalah tanggung jawab bersama, bukan hanya Dinpusip,” ujarnya.


Perpustakaan di Persimpangan Harapan Publik

Kepala Dinpusip Kabupaten Purworejo, Stefanus Aan Isa Nugroho SSTP MSi, secara terbuka menyinggung dinamika yang terjadi belakangan ini, termasuk sorotan warganet terkait jam dan hari layanan perpustakaan. Menurutnya, kritik publik justru menjadi cermin sekaligus pemicu perbaikan.


Ia mengungkapkan bahwa Dinpusip tengah menyiapkan terobosan layanan agar perpustakaan semakin relevan dengan kebutuhan masyarakat modern. Salah satunya adalah wacana perluasan jam layanan hingga malam hari, termasuk optimalisasi layanan pada akhir pekan.


“Perpustakaan harus hadir mengikuti ritme masyarakat. Kami berharap ke depan layanan tidak hanya Sabtu–Minggu, tapi juga bisa menjangkau masyarakat di malam hari,” katanya.


Literasi sebagai Gerakan, Bukan Program Tunggal

Pada tahun 2026, Dinpusip merancang berbagai kegiatan yang tidak hanya berorientasi pada ruang perpustakaan, tetapi juga menjangkau masyarakat secara langsung. Mulai dari layanan perpustakaan keliling, lomba konten literasi, lomba resensi buku dan bertutur, safari perpustakaan, hingga Festival Literasi dan alih media naskah kuno.


Ragam program tersebut mencerminkan upaya menjadikan literasi sebagai gerakan sosial dan kultural, bukan sekadar agenda administratif. Perpustakaan diposisikan sebagai ruang interaksi, kreativitas, dan pembelajaran sepanjang hayat.


Alarm dari Data Literasi Daerah

Masukan kritis datang dari Sekretaris Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kabupaten Purworejo, Sigit Supriyanto SE MM. Ia menyoroti fakta bahwa tingkat literasi masyarakat Purworejo masih berada di bawah rata-rata nasional.


Menurutnya, kondisi tersebut menjadi alarm bagi seluruh pemangku kepentingan untuk memperkuat sinkronisasi program, terutama antara sekolah, perpustakaan, dan komunitas literasi.

“Tanpa kolaborasi yang kuat, program literasi akan berjalan sendiri-sendiri dan dampaknya tidak maksimal,” ujarnya.


Menuju Perpustakaan yang Lebih Inklusif

Stakeholders Meeting ini tidak hanya menjadi forum diskusi, tetapi juga refleksi bersama tentang masa depan perpustakaan di Purworejo. Berbagai saran dan kritik yang disampaikan diharapkan menjadi pijakan untuk menghadirkan perpustakaan yang lebih inklusif, adaptif, dan relevan.


Dengan menjaring masukan dari berbagai pihak, Dinpusip menegaskan komitmennya menjadikan perpustakaan sebagai simpul pembangunan sumber daya manusia—ruang tumbuhnya pengetahuan, kreativitas, dan pemberdayaan—demi mendukung terwujudnya Purworejo yang Berdaya Saing, Sejahtera, Religius, dan Inovatif. (nj)

Komentar

Tampilkan

  • Di Tengah Sorotan Publik, Dinpusip Purworejo Buka Ruang Dialog Perbaiki Layanan dan Literasi
  • 0