Iklan

Rois Syuriyah MWCNU Kemiri Hadiri Selapanan Tadarus Kitab Shahih Bukhari di Grabag

KABAR KEMIRI
Sabtu, 10 Oktober 2026, 14:15 WIB Last Updated 2026-10-10T07:15:16Z

Rois Syuriyah MWCNU Kemiri Hadiri Selapanan Tadarus Kitab Shahih Bukhari di Grabag

KEMIRI – Rois Syuriyah Majelis Wakil Cabang Nahdlatul Ulama (MWCNU) Kecamatan Kemiri, K. Muh. Rosyidi, menghadiri kegiatan Selapanan Tadarus Kitab Shahih Bukhari yang diselenggarakan oleh Lembaga Dakwah Pengurus Cabang Nahdlatul Ulama (PCNU) Kabupaten Purworejo, Sabtu Kliwon (10/10/2026).


Kegiatan yang berlangsung pukul 09.00–11.00 WIB tersebut bertempat di kompleks Masjid Al Huda, Desa Tlepok, Kecamatan Grabag, Kabupaten Purworejo. Selapanan ini menjadi salah satu ikhtiar warga Nahdliyin dalam menghidupkan tradisi keilmuan Islam, memperkuat spiritualitas, serta menumbuhkan kecintaan kepada Rasulullah SAW.


Dalam keterangannya, K. Muh. Rosyidi menyampaikan bahwa kegiatan tersebut memiliki manfaat besar bagi kehidupan umat Islam. Menurutnya, selapanan tadarus kitab hadis tidak hanya menjadi sarana menimba ilmu agama, tetapi juga merupakan bagian dari ikhtiar untuk mengekspresikan kecintaan kepada Nabi Muhammad SAW, memperbanyak zikir untuk mengingat Allah SWT, serta memohon pertolongan-Nya dalam menghadapi berbagai urusan dunia dan akhirat.

Rois Syuriyah MWCNU Kemiri Hadiri Selapanan Tadarus Kitab Shahih Bukhari di Grabag


Pada kesempatan tersebut, K. Muh. Rosyidi hadir bersama jajaran Wakil Rois, Katib, dan jajaran Syuriyah MWCNU Kemiri lainnya. Turut hadir Ketua Tanfidziyah MWCNU Kemiri, H. Muhajir Khomsun, yang membersamai sejumlah perwakilan pengurus ranting NU se-Kecamatan Kemiri.


Rangkaian kegiatan berlangsung dengan khidmat dan diikuti sejak awal acara. Agenda diawali dengan mujahadah, dilanjutkan pembacaan Hizib Bukhari, tadarus atau pembacaan Kitab Shahih Bukhari, kemudian kajian yang ditutup dengan doa bersama.


Keikutsertaan jajaran pengurus MWCNU Kemiri dalam kegiatan tersebut menjadi wujud dukungan terhadap upaya PCNU Purworejo melalui Lembaga Dakwah dalam merawat tradisi keagamaan dan memperkuat hubungan antarpengurus NU di berbagai tingkatan.


Melalui kegiatan selapanan ini, diharapkan semangat mengaji, berzikir, dan bershalawat terus tumbuh di tengah masyarakat. Selain memperdalam pemahaman keagamaan, kegiatan tersebut juga menjadi momentum untuk mempererat ukhuwah Islamiyah serta menguatkan komitmen warga Nahdliyin dalam menjalankan khidmah kepada agama, masyarakat, dan Nahdlatul Ulama. (nj)

Komentar

Tampilkan

  • Rois Syuriyah MWCNU Kemiri Hadiri Selapanan Tadarus Kitab Shahih Bukhari di Grabag
  • 0