Iklan

Menyambung Jejak Ulama, MWC NU Kemiri Ziarah Makam Auliya di Momentum HSN 2026

KABAR KEMIRI
Sabtu, 03 Oktober 2026, 20:08 WIB Last Updated 2026-10-03T13:08:59Z

Menyambung Jejak Ulama, MWC NU Kemiri Ziarah Makam Auliya di Momentum HSN 2026

KEMIRI – Dalam rangka memperingati Hari Santri Nasional (HSN) 2026, perwakilan Pengurus Majelis Wakil Cabang Nahdlatul Ulama (MWC NU) Kecamatan Kemiri melaksanakan kegiatan ziarah ke makam para auliya dan ulama di Kabupaten Purworejo.


Kegiatan tersebut diikuti oleh perwakilan pengurus MWC NU Kemiri, di antaranya Wakil Katib Syuriyah, Bidang Pendidikan, Madrasah dan Pondok Pesantren, serta Bidang Dakwah. Salah satu makam yang menjadi tujuan ziarah adalah makam Tuan Guru KHR Mas Manshur Muhyidin Ar-Rofi’i di Loning, Kecamatan Kemiri.


Ziarah makam menjadi salah satu ikhtiar untuk mengenang dan menghormati jasa para ulama serta para pendahulu yang telah berperan dalam menyebarkan, mengembangkan, dan menjaga ajaran Islam, khususnya di wilayah Purworejo dan sekitarnya.


Bagi keluarga besar Nahdlatul Ulama, tradisi ziarah juga menjadi ruang untuk mengambil pelajaran dari perjuangan para ulama. Nilai-nilai keikhlasan, ketekunan dalam menuntut dan mengajarkan ilmu, serta pengabdian kepada umat menjadi teladan yang terus diwariskan kepada generasi berikutnya.


Momentum ziarah dalam rangka HSN 2026 ini tidak hanya dimaknai sebagai bentuk penghormatan kepada para ulama, tetapi juga menjadi sarana memperkuat ukhuwah dan silaturahmi di antara para pengurus dan pegiat pendidikan di lingkungan MWC NU Kemiri.


Khususnya bagi bidang yang membidangi pendidikan, madrasah, pondok pesantren, dan dakwah, ziarah tersebut menjadi pengingat akan pentingnya melanjutkan perjuangan para ulama melalui penguatan pendidikan Islam dan pengembangan lembaga pendidikan berbasis pesantren.


Perjuangan para ulama terdahulu dalam membangun masyarakat melalui pendidikan dan dakwah menjadi inspirasi agar generasi saat ini tidak berhenti pada mengenang sejarah, tetapi mampu meneruskan nilai dan semangat perjuangan tersebut sesuai dengan tantangan zaman.


Melalui kegiatan ini, para pengurus juga diharapkan semakin memahami pentingnya menjaga dan menanamkan nilai-nilai Ahlussunnah wal Jamaah An-Nahdliyah dalam kehidupan bermasyarakat, khususnya melalui pendidikan, dakwah, madrasah, dan pondok pesantren.


Peringatan Hari Santri Nasional 2026 diharapkan tidak berhenti pada kegiatan seremonial. Lebih dari itu, HSN menjadi momentum untuk kembali mengingat kontribusi besar santri, ulama, madrasah, dan pesantren dalam perjalanan pendidikan, dakwah, serta kehidupan keagamaan di Indonesia.


Ziarah makam para auliya menjadi salah satu cara untuk menyambungkan generasi saat ini dengan sejarah perjuangan para ulama. Dari para pendahulu, generasi sekarang belajar tentang keteguhan dalam berkhidmah, kesabaran dalam mendidik umat, dan pentingnya menjaga kesinambungan tradisi keilmuan Islam.


Melalui momentum HSN 2026, MWC NU Kemiri berkomitmen untuk terus memperkuat khidmah melalui berbagai bidang, khususnya dalam pengembangan pendidikan Islam, madrasah, pondok pesantren, dan dakwah di tengah masyarakat. “Meneladani perjuangan para ulama, memperkuat pendidikan pesantren, dan melanjutkan khidmah untuk umat.” (nj)

Komentar

Tampilkan

  • Menyambung Jejak Ulama, MWC NU Kemiri Ziarah Makam Auliya di Momentum HSN 2026
  • 0